Bupati Tolikara Usman wanimbo hibahkan dana kepada Gereja GIDI wilayah Toli guna dukung Visi Misi dibidang spiritual dan mental

Karubaga-organisasi keagamaan adalah salah satu wadah atau lembaga yang berperan aktik membantu dalam mengembangkan Sumber Daya Manusi SDM di aspek spiritual dan mental. Organisasi keagamaan yaitu Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) adalah salah satu organisasi yang mendominasi pelayanan di wilayah Tolikara. Gereja GIDI wilayah Toli telah memiliki jemaat lebih dari 301 jemaat dan 26 Klasis tersebar seluruh Tolikara. Karenanya Pemerintah Tolikara menghibahkan Dana kepada Lembaga Gereja GIDI melalui Ketua Wilayah Toli untuk menyalurkan melalui rekening masing – masing Klasis. Dana hibah itu diberikan guna Gereja GIDI berperan aktif membantu mengembangkan Sumber Daya Manusia SDM di aspek spiritual dan mental sesuai Visi dan Misi Bupati Usman G.Wanimbo,SE,M.Si dan Wakil Bupati Dinus wanimbo,SH,MH.

 

 

Hal tersebut ditegaskan Bupati Usman G.Wanimbo,SE,M.Si usai menandatangani dan serah terima Nota Perjanjian Hibah Dana NPHD yang dimediasi bagian Perekonomian Sekda Tolikara di Aula Kantor Bupati Tolikara di Igari kamis,29/7/2021 siang tadi.

 

 

Sebelum menandatangani NPHD dengan Ketua Wilayah Toli Gereja GIDI diawali dengan rapat antara wilayah Toli dan Para pengurus Klasis – klasis dari Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) dengan Bupati Tolikara di Aula GIDI di Karubaga rabu,28/7/2021 kemarin. Dalam rapat itu membahas  program pelayanan pembinaan spiritual dan mental jemaat Gereja GIDI seluruh Tolikara. Apalagi saat ini adanya pemekaran bakal calon Klasis di beberapa daerah karena penambahan jemaat baru dengan dibagunkannya gedung Gereja,dan  guna memperpendek jangkauan layanan mengingat topografi daerah Tolikara yang sulit. Selain itu membahas bantuan dana hibah Pemerintah Tolikara kepada Badan Pengurus Klasis melalui badan pengurus Wilayah Toli.

 

 

“bantuan dana hibahj ini disalurkan melalui rekening pengurus klasis,jadi rekening pengurus Klasis bagi yang belum di buka buku rekening diminta untuk buka atas nama Ketua dan Bendahara Klasis sebagai penanggung jawab. Agar semua tersalurkan teratur dan tertip sesuai aturan yang jelas dan transparan”. Ujar Bupati Usman wanimbo.

 

Dalam rapat itu juga membahas persiapan Konferensi Badan Pekerja Lengkap BPL tahunan yang direncanakan digelar bulan November 2022 di Kanggime. Wilayah Toli bertanggung jawab penuh menyukseskan Konferensi BPL ini. Karena itu dalam rapat ini para pengurus Klasis seluruh Wilayah Toli mengusulkan kepada Bupati Usman G. Wanimbo segera merehap sejumlah bangunan kantor Wilayah dan kantor Klasis yang sudah usang atau rusak diganti dengan bagun baru. Karena para peserta Konferensi BPL datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia bahkan beberapa rekan pelayanan dari berbagai Negara,tentu melihat seperti apa keadaan jemaat GIDI di Wilayah Toli tempat lahir dan cikal bakal bertumtuh dan berkembangnya Gereja GIDI.

 

“peserta Konferensi BPL  yang datang itu,tentu akan melihat dimana Gereja GIDI itu lahir,karenanya tempat lahirnya GIDI di Karubaga ini kami berusaha merehap bangunan misionaris yang sudah usang diganti bahan bangunan yang baru sesuai dengan kemampuan keuangan daerah”. PintaNya.

 

Menurut Bupati Usman G. Wanimbo,SE,M.Si Gereja Injili Di Indonesia GIDI merupakan salah satu Organisasi yang mendukung Visi dan Misi Pemerintah Tolikara dibidang kerohanian. Mayoritas penduduk Tolikara dari Jemaat Gereja GIDI.  Karenanya  Pemerintah Tolikara mendorong pengurus Jemaat melalui Klasis dan Wilayah membina jemaat untuk memiliki aklak dan moral yang baik,sehingga ketika setiap orang dari jemaat GIDI ketika  bekerja di Pemerintah maupun Swasta bekerja dengan teliti dan taat sesuai aturan.

 

“Pemerintah Daerah mempunyai kewajiban untuk membina pelayanan kerohanian,karena melalui organisasi Gereja ini menyukseskan salah satu Visi dan Misi Pemerintah Daerah dibidang kerohanian”. TegasNya.

 

Sementara itu Ketua Wilayah Toli Pendeta Marthen Jingga,STh memberikan pengarngahan setinggi – tingginya kepada Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo,SE,M.Si atas dukungan dan perhatiannya terhadap pelayanan kerohanian melalui Gereja GIDI di seluruh wilayah Tolikara. Selama ini Pemerintah Tolikara dibawah kepemimpinan Bupati Usman G. Wanimbo,SE,M.Si berikan Bantuan dana hiba setiap tahun jumlahnya tidak selalu sama karena disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah setiap tahunnya.

 

“kami menyampaikan terimakasi banyak kepada Bupati Usman G.Wanimbo atas dukungan dan perhatiannya terhadap pelayanan rohani melalui gereja GIDI,sebagai anak Tuhan mendorong peningkatan pelayanan”. Kata Pendeta Marthen jingga.

 

Ketua Wilayah Toli Pendeta Marthen jingga mengakui bantuan dana hiba yang diterima tahun ini lebih rendah dari tahun sebelumnya karena rekofusing dana penanganan wabah virus corona Covid-19 sehingga Pemerintah berikan bantuan dana hiba kepada Wilayah Toli sebesar 3 (tiga) Milyar. Dari jumlah itu pengurus Wilayah Toli menyalurkan dana hiba  melalui Rekening 26 Klasis masing – masing menerima sebesar  70 juta rupiah. Semonga melalui bantuan dana ini mampu meringankan kebutuhan pelayanan di setiap Klasis seluruh wilayah Toli.

 

 

“Wilayah Toli membawahi 26 Klasis dan 301 jemaat Gereja GIDI,kebutuhan dari Klasis dan Jemaat GIDI berbedah – bedah,dan semua kebutuhan itu dituangkan dalam proposal diajukan kepada saya sebagai ketua wilayah. Namun terbatasnya dana hiba sehingga pembagian dana hibah ini disamakan”. JelasNya. (Diskominfo Tolikara)*