Panitia seminar kaum ibu Klasis Konda Apresiasi Bupati Tolikara Usman wanimbo bantu 200 juta

Karubaga-Ketua Panitia Seminar Kaum Ibu tingkat Klasis Konda Merry wenda memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Tolikara khususnya Bupati Usman G. Wanimbo,SE,M.Si telah memberikan bantuan dana sebesar 200 Juta dan Wakil Bupati Dinus Wanimbo,SH,M.Si juga berikan bantuan sebesar Rp. 50 Juta. Bahkan kader atau Anak – anak Injil Tolikara yang saat ini mengabdi di Tolikara maupun di Provinsi Papua yang menjabat di beberapa Instansi juga memberikan bantuan,sehinga kegiatan Kaum ibu ini terselenggara dengan sukses dan tertip. Apresiasi yang sama juga diberikan kepada seluruh jemaat Gereja GIDI Klasis Konda serta seluruh warga GIDI yang telah menyukseskan kegiatan seminar kaum ibu ini berakhir dengan aman dan sukses.

 

Apresiasi tinggi itu disampaikan Ketua Panitia Seminar Kaum Ibu Tingkat Klasis Konda Merry wenda usai kegiatan Barapen yang di gelar hari terakhir di Halaman Gereja Ebenhaezar Karubaga Tolikara Kamis,30/07/2020 kemarin.

 

“kami menyampaikan terimakasi yang tak terhingga kepada Bupati Usman G.wanimbo atas bantuannya,ucapan terimakasi yang sama kami sampaikan kader GIDI lain telah membantu menyukseskan kegiatan seminar ini. Tuhan Allah segalah sumber berkat akan memberkati”. Pinta Ketua Panitia Merry wenda.

 

Bantuan Bupati Tolikara usman G.Wanimbo,SE,M.Si sebesar Rp. 200 juta diserahkan Kepala Badan Keuangan dan Pengelolaan Aset Daerah Samuel Kogoya,SH,MM diwakili Sekretaris Sonny imbiri,SE didampingi Kabid Akuntansi Ema yikwa,SE. Bantuan itu diterima Ketua Panitia Merry wenda disambut hangat pengurus Klasis dan para peserta seminar di Aula GIDI Karubaga.

 

Menurut agenda Panitia Seminar, kegiatan itu digelar selama 4 hari dimulai senin,27/07/2020 hingga berakhir sesuai rencara kamis,30/07/2020. Sejak hari pertama hingga hari ketiga diisi penuh dengan materi seminar pembekalan tentang keluarga Kristen. Para peserta seminar berasal dari 17 jemaat diberi jata 10 orang plus gembala jemaat masing – masing. Diundang juga peserta dari Klasis terdekat dimana satu Klasis diberi jata masing – masing 2 orang hadir mengikuti kegiatan seminar itu.

 

Pemateri kegiatan seminar didatangkan dari Pendeta Pengurus wilayah Toli,beberapa Pendeta penasehat Klasis Konda,bahkan beberapa Ev. gembala jemaat yang berkompeten.

 

Menurut Ketua Panitia Merry wenda kegiatan seminar kaum ibu ini Program Klasis Konda,kegiatan seminar ini diagendakan setelah melihat kehidupan keluarga Kristen akhir – akhir ini tidak mencerminkan sebagi umat Allah. Lebih banyak keluarga gagal membina keluarga berujung pada perceraian akibat pengaruh erah modern/erah mileneal. Gaya hidup keluarga Kristen lebih banyak dipengaruhi kemajuan budaya modern akibatnya keluarga tidak bahagia dan banyak yang bercerai. Karena itu Pengurus Klasis Konda mengadakan kegiatan ini untuk memperkuat keluarga Kristen yang bahagia,dan utuh. Kegiatan ini dipersiapkan selama sebulan dari pertengahan juni hingga digelar akhir bulan juli 2020. Sesuai hasil pengamatan banyak orang bahwa sesungguhnya kaum ibu Klasis Konda tidak siap dan belum ada rencana awal untuk selenggarakan kegitana seminar kaum ibu ini. Tetapi hanya karena rencana Allah Yang Maha Kuasa sehingga apa yang tidak mungkin menurut manusia itu menjadi mustahil bagi Allah yang hidup. Karena itu kami semua 17 jemaat se-Klasis Konda patut mengucap sykur kepada Tuhan Allah Yang Maha Kuasa atas kehendaknya sehingga kegiatan seminar ini berakhir dengan aman.

 

”kegiatan seminar ini terselenggara sukses selain karena dukungan semua pihak,terutama pertolongan Tuhan Allah Yang Maha Kuasa. Karenanya kita patut bersyukur kepadaNya”. Ujar Ketua Panitia Merry wenda.  

 

Kegiatan seminar itu berakhir dengan acara barapen besar. 17 jemaat menyumbangkan babi,sayur dengan swadaya masing – masing keluarga. Ribuan warga Tolikara memadati halaman Gereja GIDI Ebenhaezar hingga membludak tertumpah rua di kiri kanan jalan hingga memadati lapangan pacu dan terminal pesawat karubaga. Usai makan bersama masakan ala suku Dani (Barapen) Tolikara,semua warga bubar dengan tertip dan aman.(Diskominfo Tolikara)*