Bupati Tolikara sampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun Anggaran 2020

Karubaga-Pembukaan Rapat Paripurna I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Tolikara masa Persidangan III Tahun 2021 tentang Laporan Pertanggungjawaban Bupati Tolikara Tahun Anggaran 2020,dan Nota Pengantar Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah APBD Tahun Anggaran 2020 digelar di Aula Sidang DPRD Tolikara di Karubaga selasa,02/11/2021 kemarin lalu.

 

Pembukaan Rapat Paripurna I itu dipimpin Ketua DPRD Tolikara Arson soni wanimbo,S.IP didampingi Wakil Ketua I Yohan wanimbo,SE dan Wakil Ketua II

David payokwa,dan dihadiri Bupati Tolikara Usman G.Wanimbo,SE,M.Si diwakili Wakil Bupati Dinus wanimbo,SH,M.H.

 

Seluruh Anggota DPRD tampak hadir lengkap dalam rapat paripurna I ini kecuali DPRD berhalangan tetap karena meninggal,turut hadir juga Sekda Tolikara Ir. Palangsong latuconsina dengan jajarannya,Jajaran Polres Tolikara,Koramil dan Dandim penghubung Jayawijaya.

 

Bupati Tolikara Usman G.Wanimbo,SE,M.Si dalam laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2020 yang dibacakan Wakil Bupati Dinus wanimbo,SH,M.H memberikan apresiasi tinggi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan seluruh Masyarakat Tolikara atas segalah dukungan memelihara suasana kondusif dalam penyelenggaraan berbangai kegiatan pembangunan di Kabupaten Tolikara.

 

Sesuai amanat Undang-undang Nomor. 23 Tahun 2014 dan Nomor. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor. 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Maka Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo,SE,M.Si menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2020 pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) 2018-2022. Laporan Pertanggungjawaban Tahun 2020 ini cerminan kinerja yang dicapai selama Tahun Anggaran 2020. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban di fokuskan pada pencapaian kinerja berbasis misi dan indikator makro pembagunan daerah,sesuai Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2018 tentang Rencana Pembagunan Jangka Menegah (RPJMD) Tolikara Tahun 2018 – 2022.

 

Menurut Bupati Usman G. Wanimbo,SE,M.Si Nota Pengantar ini menyampaikan beberapa hal penting tentang Visi,Misi dan Stretegi Pembangunan,selain itu gambaran pengelolaan keuangan daerah,serta gambaran capaian kinerja Program Pembangunan.

 

Pembagunan Tolikara mengacu pada rumusan Visi dan Misi yaitu; Terwujudnya Tolikara yang Maju,Unggul,dan Mandiri, yang tertuang dalam RPJMD 2018-2022. Guna mencapai Visi itu ditetapkan 5 (lima) misi pembagunan daerah meliputi,mewujudkan tata kelola pemerintahan yang professional,mengembangkan Kualitas Sumber Daya Manusia,meningkatkan Infrastruktur daerah,mengembangkan perekonomian daerah,melestarikan lingkungan hidup daerah.

 

“tata kelola Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) saat ini menerapkan system aplikasi e-Planing da e-Budgeting. System kerja satu data melalui aplikasi on line ini mendorong Perencanaan Pengganggaran kegiatan pembagunan lebih transparan,akuntabel,dan lebih baik”. Ujar Bupati Usman wanimbo.

 

Menurutnya beberapa penyelenggaraan urusan pelayanan wajid dasar,pelayanan dasar bukan wajib,pelayanan pilihan,pelayanan penunjang. Untuk mewujudkan beberapa pelayanan itu berbagai upaya yang dilakukan meningkatkan integritas dan profesinal Aparat Sipil Negara ASN,meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan asset daerah serta meningkatnya sinergi dan efektifitas perencanaan dan pengendalian serta pengawasan pembangunan.

Mengembangkan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu program unggulan pemerintah Tolikara dengan mewujudkan masyarakat tolikara yang sehat,melalui berbagai program unggulan yaitu program 1000 hari kehidupan pertama. Selain itu pembangunan puskesmas di Distrik seluruh Tolikara,mengangkat tenaga medis menjadi pegawai,mengangkat tenaga medis honorer sebanyak 169 orang.

“tidak kala penting juga penyediaan biaya operasional Rumah sakit Umum Daerah RSUD Pratama Karubaga,pelayanan kesehatan melalui dana Kartu Papua Sehat KPS,BPJS dan kapitasi JKN. Dampak dari pelayanan melalui beberapa program dibidang kesehatan itu mampu meningkatkan angka harapan hidup mencapai 65,56 meningkat sekira 0,72 poin dari tahun 2018”. Jelas Bupati Usman wanimbo.

 

Guna mewujudkan pendidikan yang berkualitas merata seluruh Tolikara,melalui program Pendidikan Anak Usia Dini PAUD di karubaga dan beberapa distrik lainnya. Pemerintah membagun Program wajib belajar pendidikan dasar 9 Tahun di Distrik Nabunage dan beberapa Distrik dengan melengkapi ruang perpustakaan,laboratorium komputer. Meningkatkan kesejahteraan guru lebih dari 298 orang yang tersebar seluruh Tolikara. Membantu biaya tugas akhir bagi mahasiswa,dan menyediakan bantuan pemodokan kontrakan di beberapa kota study seluruh nusantara,bahkan membiayai mahasiswa jurusan studi langka seperti jurusan kedokteran,penerbagan dan Informatika teknologi IT.

 

Komitmen Pemerintah yang paling mendasar dibidang infrastruktur daerah dengan pembagunan 2 ruas jalan baru sepanjang 5,4 kilo meter,pembagunan 4 ruas jalan,rehabilitasi 1 ruas jalan 2 kilo meter. Bagun jembatan kali kurage serta drainase ruas jalan bandara. Peningkatan runway lapangan terbang perintis Kutime,Kanggime dan Bokondini. Membagun rumah layak huni bagi masyarakat lebih dari 96 unit yang tersebar di 23 Distrik.

 

Meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi local melalui peningkatan produksi pertanian/perkebunan sebanyak 60 hektar,perluasan areal komoditas perkebunan 150 hektar,pengembagan pagan local 124 hektar. Peningkatan kesejahteraan petani melalui pelaku agribisnis 100 orang,peningkatan pendistribusian bibit sayuran.

 

Bidang perdagangan dan perindustrian dengan membagun pasar ampere tahap II,fasilitas modal usaha bagi pendagang kaki lima,bantuan sembako bagi 800 kepala keluarga Orang Asli Papua. Melatih kelompok industry pengolah nanas,kopi,dan distribusi pagan yang efisien. Pengembangan destinasi wisata di telaga biuk,dan tempat take off paralayang di tagalakpaga.

 

Terkait dengan melestarikan lingkungan hidup daerah adanya dukungan masyarakat dengan pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup,melalui koordinasi pemantauan kualitas lingkungan dan penyusunan AMDAL serta koordinasi penyusunan JAKSTRADA,pengelolaan persampahan.

 

Pertumbuhan ekonomi Tolikara Tahun 2020 mencapai 4,51 persen,angka kemiskinan sebesar 32,04 persen menurun disbanding tahun 2019 sekira 32,90 persen. Sedangkan Indeks pembangunan manusia Tahun 2020 mencapai 49,50 poin,angka ini menurun sedikit dibading Tahun 2019 sebesar 49.68 poin. Meski capaian kinerja indeks pembangunan manusia Tahun 2020 melampaui target RPJMD dimana IPM Tahun 2020 ditargetkan sebesar 46,43 poin sedangkan capaiannya sebesar 49,50 poin.

 

Pemerintah Tolikara memperoleh predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Papua atas hasil Laporan Keuangan Pemerintah. Opini WDP ini merupakan prestasi kedua yang diraih selama 2 Tahun berturut – turut sejak Tahun 2019 hingga Tahun 2020. Hal ini menunjukkan kinerja Anggaran Pendapatan Belanja Daera (APBD) selama 2 Tahun mengalami perbaikan dan hasil ini patut kita pertahankan dan tingkatkan di Tahun – tahun mendatang.

 

Sementara itu Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Tolikara Arson soni wanimbo,S,IP memberikan apresiasi tinggi kepada Bupati Tolikara Usman G.Wanimbo,SE,M.Si dan Wakil Bupati Dinus wanimbo,SH,M.H dengan Jajarannya telah membagun kerjasama dengan baik,sehingga semua program pembagunan daerah Tolikara terlaksana sesuai harapan kita bersama,meski beberapa bagian belum menunjukkan kemajuan yang signifikan. Sebagai fungsi regulasi anggaran dan pegawasan dari lembaga legislative terhormat,dan sebagai mitra eksekutif pada prinsipnya DPRD Tolikara terbuka menerima Pertanggungjawaban kinerja Pemerintah Tolikara Tahun anggaran 2020 bila memenuhi ketentuan Undang – undang yang berlaku.

 

“kritik dan saran serta masukan dari penyampaian Laporan Pertanggungjawaban kinerja Pemerintah Tahun anggaran 2020 dimungkinkan terminimalisir sebagi bagian dari penyempurnaan laporan. Dinamika politik dalam sidang paripurna I DPRD Tolikara tentunya diharapkan tidak menjadi ajang saling memusuhi tertapi menjadi mitra yang baik,bila hal – hal yang kurang dijabarkan disempurnakan dari hasil paripurna ini”. Harap Ketua DPRD Arson soni wanimbo.

 

Menurutnya pembangunan Tolikara difokuskan melalui Visi Maju yaitu menciptakan kualitas pelayanan public Pemerintah yang bersih. Unggul yaitu meningkatkan daya saing serta Indeks Pembangunan Manusia IPM yang unggul. Mandiri yaitu memperkuat pertumbuhan ekonomi melalui sadang,pagan,dan papan secara mandiri. (Diskominfo Tolikara)*