Bhabinkamtibmas Tolikara jadikan taman baca Kolengger sebagai pusat didik Anak Usia Dini

Tolikara – Anggota Polres Tolikara yang tergabung di tingkat Bhabinkamtibmas selain mengemban tugas sebagai pengayom dan pelayan masyarakat  di daerah Tolikara,pihaknya juga peduli terhadap pendidikan anak usia dini di daerah. Karena sejak tahun 2020 lalu Bhabinkamtibmas polres Tolikara ini selalu aktif turun lapangan menyambangi  beberapa Taman Kanak – kanak untuk mengajar. Selain itu Bhabinkamtibmas ini berhasil membawa kemajuan bidang pertanian unggulan. 
Karena itu Bhabinkamtibmas ini patut  diapresiasi tinggi karena berhasil membawa kemajuan tidak saja dibidang pendidikan tetapi juga dibidang pertanian .

Hal ini terlihat saat   Bhabinkamtibmas Tolikara yaitu Brigpol Rambo. D Womsiwor,Briptu Yordan P. Bonay,dan Bripda derek letlora pada sabtu 6 maret 2021 kemarin lalu, menyambangi taman baca di kampung tangguh Kolengger guna mengajar anak usia dini untuk menggambar, baca,tulis,dan menghitung. 

 “saya dengan teman – teman tiap hari Sabtu selalu mengabdikan diri sebagai Bhayangkara yang peduli pendidikan mengunjungi Kampung Kolengger  untuk mengajar anak-anak usia dini melalui mengambar,membaca dan menulis”. Ujar Brigpol rambo womsiwor.

Brigpol rambo D. Womsiwor mengakui Bhabinkamtibmas Tolikara memiliki Taman Kanak – kanak TK binaan seperti TK Oriza Satifa, TK Pembina dan TK Kolengger yang memulai pembelajarannya sejak tahun 2020 lalu.

“setiap kali kami mengajar di TK,kami selalu tampil bedah  dengan cara menggunakan kostum karakter,dan juga kami sering bawah hadiah seperti permen,pensil warna. Jadi siapa yang mengambar dengan bagus diberikan hadiah”. Kata Brigpol Rambo womsiwor.

Dikatakannya saat mengajar kami selalu mengajak anak – anak untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker,dan mencuci tangan ,serta jaga jarak.

“kami hanya bisa memberikan sesuai dengan kemampuan yang ada pada kami,tidak lebih dari itu”. PintaNya.

Brigpol D. Womsiwor berharap melalui pengajaran ini mampu menumbuhkan minat mengambar,membaca,dan menulis,bahkan menghitung. Selain itu mengajarkan trauma healing di masa pandemi Covid – 19. (Diskominfo Tolikara)*