DETAIL BERITA

PERSIPURA TOLIKARA PUTRI LUMPUHKAN AREMA FC PUTRI 0-

Malang-Jawa Timur-Persipura Tolikara putri megawali laga pertama putaran ke 4 liga 1 putri 2019 pada group B berhasil melumpuhkan ambisi Arema FC Putri meraih poin sempurna sirna dengan menag telak tanpa balas skor 0-3, di Stadion Gajayana Kota Malang Sabtu (16/11/2019) sore. Didukung fisik yang prima dengan teknik permainan bola – bola pendek Srikandi mutiara hitam (julukan persipura tolikara putri) tampil lebih enjoy dan lebih leluasa menguasai jalannya pertandingan. Tiga gol Srikandi mutiara hitam bersarang di gawang tuan rumah dikawal penjaga gawang Windi Ayu Puspitasari itu, dicetak pada babak pertama oleh penyerang depan Barbalina Salampessy pada menit 36. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Persipura Tolikara putri meningkatkan serangan dari sayap kiri kanan lapangan sehingga pemain depan sayap, Rulin Aspelak berhasil menggandakan keunggulan pada menit 60. Berselang tujuh menit pada menit ke 76 , Barbalina Salampessy mengunci kemenangan 3-0 atas Arema FC Putri. Kemenangan Persipura Tolikara putri ini semakin mengokohkan posisi Tim di Grup B sebagai pemuncak klasemen sementara dan menjaga rekor tak terkalahkan setelah putaran ke tiga di Biak numfor papua. Sang Manajer Srikandi mutiara hitam Usman G Wanimbo terlihat puas dengan hasil kemenagan yang diraih anak – anak persipura tolikara putri. “puji Tuhan patut kita bersyukur apa yang ditunjukkan pemainnya adalah kemurahan Tuhan dan hasil kerja keras dan kekompakan seluruh pemain dan official tim”. UjarNya. Manajer sekaligus Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo berharap pemain tidak larut dalam euforia dan kembali fokus pada laga selanjutnya, pemain mempersiapkan diri dan selalu menganggap setiap permainan penting dan harus dimenangkan. "Saya harap tidak boleh euforia berlebihan, kita kembali fokus. Karena setiap permainan penting untuk kita menang. Kita mau juara Grup dan maju sebagai finalis" jelas manajer Usman wanimbo. Manajer Usman G. Wanimbo juga tak lupa mengucapkan terimakasi yang setinggi – tingginya kepada seluruh masyarakat Papua. Karena keberhasilan Srikandi mutiara hitam ini tidak terlepas dari dukungan doa masyarakat Papua. Sementara itu pelatih Arema FC putri Alief Syahrizal mengakui tim Arema FC tampil buruk karena tidak didukung fisik mumpuni, tim Ongis Kodew (julukan Arema FC putri) ditaklukan, tim persipura tolikara putri yang tampil lebih enjoy didukung fisik yang prima. “Anak-anak selain tak didukung fisik yang prima dan terbebani harus menang, lawan juga tampil lebih enjoy dan nothing to lose. Namun juga banyak keputusan wasit dan asisten wakit pertama yang tak jeli dan kerap merugikan tim kami. Anak-anak terlihat begitu emosional mendapat perlakukan perangkat pertandingan seperti itu,” jelas pelatih Arema FC Putri, Alief Syahrizal. Pertandingan yang disaksikan lebih dari 1000 penontion itu, sempat diwarnai aksi protes para pemain dan ofisial Arema. Mereka menuding wasit Deliana Fatmawati dan asisten wasit-1, Junefki Niferta terlampau banyak merugikan tuan rumah, terutama di babak kedua. Pada laga kedua, Bali United sukses membungkam perlawanan PSM Makassar 1-0. Gol sematang wayang tim asal Pulau Dewata dalam laga yang diwasiti Hendrika Volya Juliawan itu, lahir lewat Ni Wayan Anggita Putri Darmianti menit kelima babak pertama. Dua gol PSIS lahir melalui Rosdilah Siti menit 55 dan Dinar Kartika Sari pada menit ke-79. Satu-satunya gol Persija dilesakkan oleh Carla Bio Patinasarani menit 56 babak kedua. Laga lainnya, TIRA-Persikabo menyudahi perlawanan PSS Sleman 2-1. (Derwes y) *

Oleh : Admin Pemda | 21 Nopember 2019 | Dibaca : 13 Pengunjung