DETAIL BERITA

KELUARGA YIKWA DAN LIWIYA MINTA TIM COVID-19 TOLIKARA MAAFKAN

Karubaga-Puluhan Keluarga yikwa dan liwiya dari kampung Kuari dan Menggena Distrik Kuari Tolikara Papua mendatangi kantor Polres Tolikara dengan tuntutan Tim Gugus Tugas Covid-19 Tolikara untuk meminta maaf atas informasi yang disampaikan dianggap mencermarkan nama baik keluarga yikwa dan liwiya kampung kuari dan kampung menggena dan informasi itu telah meresahkan masyarakat Tolikara. Kedatangan puluhan keluarga yikwa dan liwiya itu diterima langsung Kapolres Tolikara AKBP leonard akobiarek  didepan halaman Kantor Polres Tolikara di Karubaga senin,27/04/2020 kemarin.

 

Sesuai dengan protokoler Covid-19 di Indonesia bahwa selama pembatasan kegiatan masyarakat dalam upaya pencegahan Covid-19 dilarang orang berkumpung lebih dari 5 orang dalam bentuk apapun.  Sehingga Kapolres Tolikara AKBP leonard akobiarek minta keluarga yikwa dan liwiya megutus beberapa orang untuk megadakan pertemuan antara Tim Gugus Tugas Covid-19 Tolikara dengan keluarga yikwa dan liwiya guna mencari solusi terbaik penyelesaian atas pencemaran nama baik yang ditudukan.

 

Kapolres Tolikara AKBP Leonard akobiarek yang juga Wakil Ketua II Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tolikara saat pertemuan itu megatakan mewakili Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tolikara menyampaikan permohonan maaf yang sebesar – besarnya atas ketidak hadiran ketua dan wakil Ketua I serta anggota tim lainnya pada pertemuan ini. Karena ketua Tim Gugus Tugas dan anggota tim Gugus Tugas yang lain belum bisa kembali ke Tolikara karena pembatasan kendaraan jalur udara melalui pesawat dan darat melalui mobil penumpang dilarang masuk ke Tolikara hingga sekarang. Dan Wakil Ketua I Tim Gugus Tugas Covid masih bertugas ke salah satu Distrik di Tolikara dalam rangkah sosialisasi pencegahan Covid sehingga belum sempat hadir pada pertemuan ini,dan juga anggota Tim Gugus Tugas Covid-19 lain tidak sempat hadir juga karena mereka masih dalam tugas dan juga belum mengetahui. Karena itu kepada keluarga yang merasa dirugikan diminta pulang ke tempat tinggal masing-masing dan bersabar dalam beberapa hari kedepan. Karena Polres Tolikara berupaya sesuai kemampuannya menghadirkan semua Tim Gugus Tugas Covid -19 Tolikara mulai dari Ketua lengkap dengan anggota termasuk orang yang merasa dirugikan nama baik dari keluarga Yikwa berinisial KY dan Keluarga liwiya berinisial PL.

 

“kami Polres Tolikara akan berupaya memagil Tim Gugus Tugas Covid-19 Tolikara mulai Ketua legkap dengan anggota termasuk juga dua orang yang merasa dirugikan nama baiknya dari keluarga yikwa dan liwiya. Apabila semua orang sebagai pokok masalah ini hadir,maka kami panggil untuk kita kembali selesaikan masalah ini”. Tegas Kapolres AKBP Leonard akobiarek.

 

Sementara itu ketua tim keluarga Yikwa dan Liwiya yaitu Kimarton liwiya mewakili  menuntut Tim Gugus Tugas Covid-19 Tolikara mengecek kembali tim kesehatan Covid-19 Tolikara yang bertugas memeriksa pasien saat itu dari hasil pemeriksaan rapid tes megindikasikan pasien berinisial KY positif Covid diminta untuk menyerahkan bukti hasil pemeriksaan rapid tes itu,karena hasi pemeriksaan petugas kesehatan Covid-19 di wamena dan hasi pemeriksaan swab di jayapura dinyatakan negatif. Dan salah satu Tim Inti dari Tim Gugus Tugas Covid-19 yang telah menyebarkan informasi merugikan nama baik keluarga Yikwa dan Liwiya tanpa data akurat diminta untuk mengembalikan nama baik atas nama Tim Gugus Tugas Covid-19 Tolikara tetapi juga atas nama Pribadi.

 

“kami keluarga yikwa dan liwiya merasa dirugikan dengan pencemaran nama baik karena kami tahu semua anggota tim gugus tugas Covid-19 Tolikara adalah ASN,TNI/Polri dan beberapa tokoh agama,tokoh masyarakat yang dihormati  mestinya menjadi panutan masyarakat,tapi malah justru sebaliknya,kami hanya mau menuntut niat baik untuk meminta maaf. Apabila tidak kami akan tempuh jalur hukum. Ancam Ketua tim kimarton liwiya.

 

Ketua tim kimarton liwiya menuturkan kami semua bersaudara namun apabila dengan segaja mencemarkan nama baik orang,tentu orang yang merasa dirugikan itu pasti menuntut. Karena itu diminta siapapu menyampaikan informasi harus secara akurat sesuai fakta. Kami keluarga korban yikwa dan liwiya berharap Polres Tolikara sebagai negosiator penyelesaian pencemaran nama baik ini segera megambil langkah cepat untuk menghindari hal – hal buruk yang tidak kita inginkan bersama kedepan. (Diskominfo Tolikara)*

Oleh : Admin Pemda | 28 April 2020 | Dibaca : 73 Pengunjung